Mengenal Marketplace: Pengertian, Jenis serta Contohnya

Mengenal Marketplace: Pengertian, Jenis serta Contohnya

Mengenal Marketplace

 

Mengenal apa itu marketplace - Kalian tentu tidak asing lagi mendengar yang namanya marketplace. Dengan kehadiran marketplace seperti dizaman yang semakin modern terutama dalam bidang teknologi tentu berbagai transaksi dapat dilakukan secara online.

Hal itu dapat dilakukan dengan mudah, apalagi untuk zaman sekarang sudah ada yang namanya m-Banking sehingga ini dapat membantu Anda melakukan transaksi secara online tanpa perlu Anda transfer manual melalui ATM.

Nah itulah sebabnya, kami menyimpulkan bahwa mengenal marketplace merupakan prioritas kami untuk membahas dalam artikel ini. Dengan harapan materibisnis.com dapat memberikan ilmu yang mana bisa membuka wawasan kalian untuk mempelajari tentang marketplace. Pembahasannya mulai dari pengertian, jenis marketplace sampai dengan contoh penerapan.

So, mari kita bahasa mulai dari mengenal apa itu marketplace?. Jika kalian sedang mempelajari tentang marketplace, mungkin link shopping ini dapat bermanfaat buat kalian - mengenal link shopping

Apa itu Marketplace?

Secara umum marketplace adalah tempat pembelajaan yang disediakan untuk melakukan transaksi online antara penjual dan pembeli. Jadi peran utama marketplace adalah menjadi pihak perantara dari si penjual ke si pembeli.

Sistem kerja ini biasanya disebut sebagai rekber. Yang artinya marketplace mengamankan uang si pembeli sebelum barangnya belum sampai di tempat tujuan alamat berasal si pembeli. Jadi setelah barangnya sudah sampai, biasanya dari pihak marketplace akan melakukan transfer ke rekening si penjual.

Nah alurnya kerjanya seperti itu, akan tetapi pihak marketplace tidak akan melakukan trasfer ke rekening si penjual apabila si pembeli belum memberikan ulasan pada produk yang ia beli. Nah itulah pentingnya memberikan ulasan sebagai ungkapan terimakasih dan kepercayaan.

Nah selain mengenal marketplace, disini kita juga akan membahas jenis-jenis marketplace yang perlu diketahui.

Jenis-Jenis Marketplace

Secara umum marketplace dikenal dengan ada dua alur yang berbeda dari segi jenisnya. Perbedaannya adalah marketplace murni dan marketplace konsinyasi. Lebih jelasnya, baca perbedaan dari kedua jenis marketplace ini:

1. Marketplace Murni

Jenis marketplace murni adalah marketplace yang menediahkan muni hanya lapak untuk berjualan dan memfasilitasi pembayaran sehingga bisa dipastikan jenis marketplace ini sangat aman melakukan transaksi secara online.

Itulah sebabnya, dibeberapa marketplace terbaik indonesia dan terpopuler mereka memberikan syarat membuat toko di marketplace tersebut. 

Dengan catatan: Setiap penjualan produk dapat disertakan dengan foto berkualitas tinggi, deskripsi yang lengkap serta si penjual juga bisa menerima tawaran dari si pembeli.

Biasanya setelah melakukan komunikasi yang cukup dan jika dirasa cocok. Biasanya si pembeli tersebut akan melakukan trasaksi untuk membeli produk tersebut. Jadi pembeli akan melakukan trasfer ke rekening yang sudah disediahkan oleh pihak marketplace.

Untuk marketplace sendiri di indonesia sudah banyak seperti Bukalapak, Tokopedia, Blanja, dan Blibli. Dan marketplace luar negri yang populer di indonesia termasuk Shopee, Lazada, JD.ID, Amazon, Rakuten dll.

2. Marketplace Konsinyasi

Jenis marketplace konsinyasi adalah sebuah marketplace yang sistem kerjanya adalah titip barang, yang dimana kerja sama ini dibangun berdasarkan kesepakan antara pemilik produk dan pemilik marketplace. 

Jadi tugas pemilik produk hanya menyiapkan sebuah produk dan juga menyiapkan sebuah image yang berkualitas serta deskripsi dari produk yang ingin dijual. Kemudian pemilik marketplace akan mengambil alih untuk bantu menjualkan produk tersebut, jadi sistem kerja sama ini adalah titip barang.

Perlu Anda ketahui bahwa salah satu marketplace yang melayani sistem kerja sama kosinyasi adalah Zalora. Dan contoh lain jenis marketplace ini seperti berrybenka dll.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa si pemilik produk hanya menerima hasilnya saja. Sementara urusan pembayaran, mengelolah toko, foto dari produk dll sepenuhnya tanggung jawab si pemilik marketplace.

Dari kedua jenis marketplace ini terlihat jelas perbedaan yang cukup besar terutama dalam pengolahan toko dan pembayan. Sistem murni adalah Pemilik produk sepenuhnya pengelolahnya, sementara pihak marketplace nya mengatur pembayaran. Berbeda dengan sistem konsinyasi adalah sistem kerja sama titip barang yang nantinya aka dibantu jualkan oleh pemilik marketplace tersebut.

Sampai disini, tentu kalian sudah paham terhadap dua jenis marketplace yang sampai saat ini sedang beroperasi sehingga ini dapat menjadi wawasan buat kalian semua ya guys.

5 Marketplace terbesar di indonesia

Berikut ini merupakan dafatr marketplace terbesar di indonesia yang sudah populer dikalangan masyarakat:

1. Shopee

Shopee adalah sebuah marketplace asal singapura yang mulai beroperasi pada 2015 silam. Shopee menjadi salah satu marketplace dengan peminat terbanyak di indonesia sehingga banyak sekali masyarakat yang memanfaatkan marketplace shopee untuk jualan online.

Dilihat dari segi visitor, shopee memliki visitor organik 74.995.300 ribu per/bulan. Tentunya dengan memiliki visitor sebanyak itu, setiap harinya masyarakat ditingkat asia tenggara memiliki waktu untuk bertransaksi di shoppe untuk membeli keperluan pribadi maupun rumah tangga.


2. Tokopedia


Tokopedia adalah sebuah marketplace asal Indonesia yang didirikan oleh Wilian Tanuwijaya pada tahun pada 2009. Uniknya adalah marketplace tokopedia ini langsung dikenal oleh banyak kalangan masyarakat meskipun terbilang usia domain hanya 1 tahun sejak webisite ini berdiri.

Terlebih lagi, meskipun terlihat mudah. Namun website Tokopedia ini mampu meraup visitor organik sebanyak 137.200.900 yang mana website ini dapat dipercaya oleh banyak masyarat sehingga dengan berjalannya waktu masyarakat pun dapat membuka toko di marketplace ini untuk berjualan produk mereka secara online.

3. Bukalapak


Peringkat selanjutnya adalah marketplace bukalapak. Bukalapak ini pertama kali didirikan oleh Ahmad Zaky pada tahun 2010 silam. Uniknya adalah Bukalapak ini menyandang predikat dengan gelar startup unicorn seperti Tokopedia.

Sejauh ini marketplace ini mampu menghasilkan visitor organik sebanyak 115.256.600/bulan. Sehingga dengan banyaknya visitor ini dapat dipastikan bahwa banyak peminat terhadap marketplace yang satu ini.

4. Lazada


Lazada adalah salah satu marketplace yang paling populer di awal tahun 2018 yang mampu menghasilkan banyak sekali trafik organik di websinya. Akan tetapi, sayangnya website ini kalah bersaing di akhir 2019 hingga menimbulkan penurunan kunjungan. Dan tercatat sampai saat ini website ini masih mendapatkan pengjung rata-rata per/bulan sebanyak 52.044.500 

5. Blibli


Blibli adalah salah satu marketplace asal Indonesia yang cukup populer dikalangan masyarakat. Jadi masketplace blibli ini didirikan PT Global Digital Niaga anakan perusahan Djarum. Marketplace ini berhasil menduduki di peringkat kelima karena salah satu marketplace yang mampu menghasilkan pengunjung hingga 32.597. 200 per bulan.

Sampai ditahap ini kita sudah membahas tentang 5 marketplace terpopuler di indonesia dengan rata-rata pengunjung bulanan mencapai ratusan juta. Selanjutnya kita akan melanutkan membahas prosedur daripada sistem kerja marketplace itu sendiri.

Cara Kerja Marketplace Online 

Cara kerja marketplace online adalah marketplace menjadi sebuah tempat dimana para penjual dan para pembeli dapat melakukan transaksi online secara aman melalui marketplace terpercaya sehingga toko online ini didirikan untuk belanja sekaligus jual secara online dengan aman.

Dalam sebuah marketplace, banyak sekali fitur-fitur yang disediahkan untuk memudahkan menjual atau bahkan membeli barang yang diinginkan pembeli. Dengan fitur ini, akan sangat membantu terutama dalam hal keamanan dan transaksi online.

Itulah sebabnya hardirnya sebuah marketplace ini dapat membantu terhindar dari aktivitas penipuan online.

Berikut ini merupakan alur sistem transaksi di marketplace terpercaya dan terhindar dari penipuan:

1. Para pembeli biasanya akan melihat sebuah produk mulai dari katalog, kemudian melakukan order. Dan uangnya untuk sementara akan disimpan oleh pengelolah marketplace
2. Order diterima oleh si penjual, dan melakukan konfirmasi ke pembeli. Kemudian jika stoknya habis maka ordernya batal, tapi kalau stoknya ada maka akan dilakukan proses selanjutnya.
3. Si penjual akan melakukan pengiriman barang melalui jasa ekspedisi. Kemdian barangnya diterima oleh si pembeli.
4. Si pembeli melakukan ulasan di produk yang ia beli, kemudian pesannya ia jelas tentang kondisi barang yang diterima antara puas dan tidak.
5. Pihak marketplace akan melakukan transfer uang yang sudah ditahan ke si penjual karena barangnya sudah diproses sampai ditujuan. Ulasan pembeli sebagai konfirmasi agar si penjual dapat menerima uangnya.

Jika barangnya belum juaga sampai ditempat tujua si pembeli, biasanya ara pembeli akan melakukan yang namanya komplain ke penjual bahwasanya dengan menjelaskan bahwa barangnya belum diterima. Pada situasi ini, nantinya uang akan dikembalikan ke pembeli full atau hanya sebagaian. Atau biasanya barangnya ditukar sesuai dengan keinginan pembeli.

Kurang lebih untuk transaksi online di marketplace seperti itu, semoga ini menjadi sebuah wawasan yang bisa memberikan manfaat buat kalian semua ya guys. 

So, semoga artikel tentang mengenal marketplace mulai dari pengertian, jenis serta contoh penerapan ini dapat bermanfaat buat kalian semua ya guys..

0 Response to "Mengenal Marketplace: Pengertian, Jenis serta Contohnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Iklan Tengah Artikel 1

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia