Cara Efektif Mengelola Hutang Bisnis

Tags

Cara Efektif Mengelola Hutang Bisnis

Mengelola Hutang Bisnis - Meski sama-sama mengatur tentang keuangan, mengelola keuangan dalam dunia bisnis memiliki perbedaan dengan mengelola keuangan pribadi (keluarga) pada umumnya. Hal tersebut ditunjukkan dalam mengelola keuangan dalam bisnis bukan hanya membuat pembukuan keuangan secara detail saja, dalam mengatur keuangan bisnis ada beberapa metode keuangan tambahan yang tidak ditemukan dalam mengelola keuangan secara pribadi.

Penambahan metode tersebut dimaksudkan untuk menjaga kondisi keuangan bisnis menjadi lebih stabil dan mencegah terjadinya kebocoran anggaran yang berujung pada kerugian finansial bisnis. Dengan dasar demikian, mengelola keuangan dalam dunia bisnis merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga eksistensi dan menjadi faktor untuk berkembang yang tidak boleh luput dari perhatian para pelaku bisnis.

Dalam kasus tertentu, banyak usaha bisnis yang pada awalnya sukses dan berkembang dalam menjalankan usahanya dengan mendapat profit penjualan dengan baik. Namun dikemudian hari tidak bisa konsisten dalam mempertahankan perkembangan bisnisnya dengan ditengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif. 

Dari kasus diatas, kegagalan dalam mempertahankan perkembangan bisnis tersebut salah satunya adalah kegagalan pelaku bisnis dalam mengelola keuangan bisnis dengan baik. Seperti gagal dalam menerapkan pembukuan keuangan dengan baik atau gagal dalam menerapkan strategi hutang piutang atau persoalan-persoalan lainnya.

Oleh karena itu, penting bagi pelaku bisnis untuk mengetahui tentang bagaimana cara mengelola keuangan hutang piutag dengan baik. Selain itu, mempelajari hutang piutang juga bisa mencegah dari risiko-risiko bisnis yang tidak di inginkan. Berikut cara mengelola hutang piutang yang efektif untuk menjaga kondisi finansial bisnis. 


Cara Mengelola Hutang 



Selain harus memperhatikan keadaan finansial bisnis, para pelaku bisnis harus juga mampu mengelola hutangnya dengan baik. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi berbagai masalah karena hutang yang tidak dikelola dengan baik, cenderung akan menjadi sumber masalah dikemudian hari.

Pengelolaan akan hutang menjadi sangat penting, terutama bagi para pelaku bisnis yang memulai bisnisnya dengan meminjam modal dari bank atau pihak lainnya. Meskipun pinjaman memiliki tenor yang panjang, para pelaku bisnis tidak boleh menyepelekan dalam mengelola hutang tersebut. Berikut adalah tahapan-tahapan mengelola hutang secara efektif:


1. Perencanaan Matang


Bagi para pelaku bisnis dengan skala kecil dan Menengan (UKM), mengembangkan bisnisnya dengan meminjam atau berhutang modal usaha dibank sudah umum dilakukan. Namun dari kegiatan meminjam modal tersebut, pelaku bisnis juga harus berhati-hati dengan dengan besaran hutang yang diambil agar tidak terjerat hutang yang membahayakan kondisi keuangan bisnis.

Untuk mempermudah dalam mengelola keuangan bisnis, lebih baik perlu sebuah perencanaan yang matang sebelum memutuskan untuk mengambil hutang di Bank. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi keuangan usaha cukup untuk menyicil angsuran bulanan atau untuk melunasi hutang tanpa membebani kondisi keuangan.


2. Hutang Berdasarkan Kebutuhan 


Dalam mengambil keputusan untuk berhutang, usahakan hutang menjadi pilihan terakhir yang kita tempuh dalam mendapatkan modal untuk mengembangkan usaha. Selain itu, keputusan mengambil hutang juga harus berdasarkan kepada kebutuhan bisnis yang belum bisa di cukupi dengan modal sendiri baik kebutuhan mendesak maupun kebutuhan yang akan datang.

Serta hindari mengambil hutang untuk kebutuhan yang dirasa tidak perlu, meskipun bunga yang ditawarkan memiliki nilai yang rendah. Karena hutang yang tidak berdasarkan dengan kebutuhan hanya akan menjadi sia-sia dan dapat menimbulkan berbagai masalah di kemudian hari. 


3. Perhitungkan Kemampuan Bayar


Secara umum, jangka waktu pelunasan hutang sangat berpengaruh terhadap kemampuan bayar debitur, baik hutang dengan jangka waktu pendek maupun hutang dengan jangka waktu pendek memiliki risikonya sendiri-sendiri. Oleh karena itu, penting membuat perencanaa hutang yang sesuai dengan kebutuhanan hutang sesuai dengan jangka waktu yang sesuai. 

Hindari mengambil hutang dengan jangka waktu pendek, namun kegunaan dari hutang tersebut untuk jangka panjang. Kesalahan dalam mengambil jangka waktu hutang tersebut bisa menimbulkan masalah finansial usaha karena ketidakmampuan membayar usaha sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.   


4. Lakukan Simulasi


Saat ini, sudah banyak aplikasi online yang sangat membantu kita dalam mengambil keputusan untuk berhutang. Dengan aplikasi online kita bisa mengetahui estimasi besaran hutang piutang yang akan dipilih. Salah satu contoh PT Bank Danamon Indonesia Tbk yang memberikan layanan inovasi teknologi melalui aplikasi Danamon Financial (D-Financial).

Aplikasi tersebut membantu debitur melalui simulasi pinjaman sebelum debitur memilih pilihan hutang yang diinginkan. selain itu, layanan aplikasi SME D-Financial juga bisa memberikan laporan laba rugi dan laporan sederhana sesuai dengan kondisi finansia bisnis Anda. Tentu dengan adanya inovasi tersebut bisa meminimalisir risiko kesalahan pelaporan keuangan. 

www.materibisnis.com bertujuan memberikan edukasi dan motivasi kepada bisnis pemula serta mengulas sisi-sisi lain yang bermanfaat.

Silahkan bagikan artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, Terimakasih.
Salam,

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon