4 Cara Keren Merubah Hutang Bisnis Menjadi Keuntungan

Cara Keren Merubah Hutang Bisnis Menjadi Keuntungan

Merubah Hutang Bisnis Menjadi Keuntungan. Masih banyak orang yang beranggapan merubah hutang menjadi keuntungan merupakan hal yang mustahil, sebenarnya pernyataan tersebut bukanlah tanpa alasan. Terlebih syarat umum untuk mengajukan hutang adalah dengan memberikan jaminan kepada pihak yang memberikan pinjaman, umumnya barang yang dijadikan jaminan seperti perhiasan, sertifikat tanah dan barang berharga lainnya.

Barang-barang yang dijadikan sebagai jaminan tersebut baru bisa miliki kembali setelah orang yang berhutang telah melunasi hutangnya. Namun dalam proses pelunasan hutang, banyak hambatan-hambatan yang harus dilalui seperti kurang memaksimalkan uang hasil berhutang tersebut dengan tidak bisa mengelola hutang dengan baik.

Dalam hal apapun, kebanyakan orang menganggap hutang selalu dikonotasikan memiliki arti yang negatif serta tidak memberikan keuntungan. Dan salah satu penyebab sebagian orang khawatir untuk tidak berhutang adalah adanya risiko-risiko hutang seperti ketidak mampuan debitur untuk membayar hutang yang mengakibatkan tersitanya barang jaminan.

Namun sebenarnya, selain bisa mendapatkan dana cepat dengan berhutang, hutang juga dapat memberikan keuntungan apabila dikelola dengan benar. Berikut cara keren merubah hutang menjadi keuntungan:


1. Prioritaskan Membayar Hutang


Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk merubah hutang menjadi keuntungan adalah dengan memprioritaskan atau menyisihkan sebagian dana yang dimiliki untuk mencukupi biaya angsuran hutang disetiap bulannya. Langkah tersebut bisa dilakukan dengan cara mencoba untuk mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang dianggap tidak penting dengan membuat daftar anggaran kebutuhan rutin bulanan.

Dengan daftar membuat anggaran yang jelas, kita semakin mudah dalam menentukan seberapa besar dana yang digunakan untuk membayar hutang. Selain itu, daftar anggaran rutin juga bisa dimanfaatkan sebagai alarm atau pengingat yang membantu kita dalam menentukan besaran anggaran di setiap post dana agar disetiap post dana tidak mengalami kelebihan atau kekurangan dana.    


2. Hindari Buka Tutup Hutang


Dalam keadaan tertentu, memiliki banyak hutang terkadang membuat kita untuk tidak berfikir secara rasional. Asalkan ada solusi sesaat, terkadang kita tidak ragu untuk mengambil keputusan dengan tergesa-gesa dan cenderung tidak teliti hanya untuk mendapatkan dana untuk membayar hutang kembali tanpa memikirkan risiko yang ditimbulkan dengan berhutang kembali.

Seperti contoh pengguna kartu kridit, kebanyakan akan membuat hutang baru dengan tujuan mendapat dana segar yang akan digunakan untuk melunasi hutang kridit yang sudah mendekati jatuh tempo, dan kegiatan tersebut dilakukan secara ber ulang-ulang ketika hutang lain juga memasuki jatuh tempo pembayaran. Untuk itu, hindari memakai metode "gali lubang, tutup lubang", karena dengan hutang baru akan memberikan beban baru dan masalah baru.


3. Dapatkan Aliran Dana dari Investor


Jika dirasa kebutuhan masih belum menyukupi, tidak ada salahnya mencoba untuk mendapatkan aliran dana dari para investor dengan cara bekerja sama. Secara tidak langsung bekerja sama dengan para investor dapat membantu kondisi keuangan dengan aliran dana yang dikucurkan untuk membangun bisnis menjadi lebih maju dan berkembang.

Namun dalam hal menjalin kerja sama dengan investor, hal pertama yang harus diperhatikan adalah memastikan terlebih dahulu tentang kesepakatan pembagian hasil yang didapatkan dengan melakukan perjanjian atau kontrak kerja. Hal tersebut dapat membantu meningkatkan kepercayaan investor agar tetap mau bekerja sama dan mangalirkan dananya kebisnis kita. 


4. Pandai Mengelola Hutang


Walaupun keadaan tidak mendukung dan memaksa untuk berhutang, debitur harus bisa menjaga serta mengelola keuangan dengan baik dengan tujuan secepat mungkin untuk melunasi hutang dan menjaga keadaan finansial tetap sehat. Selain itu, mengelola hutang dengan tepat akan membantu debitur dalam menentukan apakah akan mengambil hutang kembali atau tidak.

Selain cara yang telah disampaikan diatas, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk membuat hutang menjadi keuntungan dengan cara menghindari membayar hutang dengan membuat hutang baru "tutup lubang, gali lubang" dan belajar untuk berhemat dengan mengurangi membeli atau menggunakan hal-hal yang dirasa tidak perlu.

www.materibisnis.com bertujuan memberikan edukasi dan motivasi kepada bisnis pemula serta mengulas sisi-sisi lain yang bermanfaat.

Silahkan bagikan artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, Terimakasih.
Salam,

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon