Cara Ampuh Mengelola Hutang Dengan Efektif dan Tidak Memberatkan Debitur

Cara Ampuh Mengelola Hutang Dengan Efektif dan Tidak Memberatkan

Cara Efektif Mengelola Hutang. Kata hutang selalu membawa konotasi negatif terhadap sesuatu dan selalu ingin dihindari, namun bukan berarti seseorang tidak boleh berhutang. Ada beberapa keadaan dimana seseorang harus berhutang untuk memastikan masalah finansial mereka dapat teratasi, dan salah satu caranya adalah dengan berhutang.

Hutang sendiri merupakan pinjaman berupa uang atau benda yang diperlukan seseorang untuk mencukupi kebutuhannya dengan meminjam dari orang lain. Meski pada dasarnya tidak ada orang yang ingin berhutang, namun dalam situasi tertentu kebutuhan akan hutang tidak bisa untuk dihidari seperti untuk mencukupi kebutuhan mendadak.

Selain untuk mencukupi kebutuhan mendadak (urgent), hutang biasanya juga digunakam untuk mencukupi hal-hal yang sekiranya membutuhkan modal cukup besar yang tidak bisa di cukupi sendiri, sebagai contoh untuk kegiatan membeli rumah, membeli mobil, atau hutang untuk modal usaha.

Guna menjaga agar hutang tidak melebihi kemampuan bayar, ada beberapa cara yang harus diketahui terlebih dahulu oleh debitur sebelum meminjam dana. Salah satu caranya dalah dengan mengklasifikasi hutang untuk mencegah masalah finansial menjadi lebih besar dan membawa pada kebangkrutan.


Klasifikasi Hutang


Membedakan jenis-jenis hutang yang akan digunakan merupakan hal yang wajib diketahui oleh debitur, hal tersebut bertujuan untuk mengetahui risiko-risiko yang akan ditimbulkan dari jenis hutang tersebut serta menyesuaikan berdasarkan kebutuhan agar tidak memberatkan dikemudian hari.

Pengklasifikasian hutang juga bisa dimanfaatkan debitur untuk membedakan antara jenis hutang yang dianggap produktif seperti untuk modal usaha, investasi dan kegiatan yang menimbulkan keuntungan lainnya dengan jenis hutang yang dianggap tidak memiliki manfaat atau biasa disebut hutang konsumtif.

Dengan melakukan klasifikasi terhadap hutang, debitur diharapkan bisa mengambil keputusan sebelum mengambil hutang. Apakah memutuskan mengambil hutang untuk kegiatan produktif atau hutang untuk kegitan konsumtif berdasarkan tingkat kebutuhan yang dibutuhkan serta tingkat kemampuan bayar yang dimiliki oleh debitur.

Dengan melakukan klasifikasi hutang, akan mempermudah debitur untuk memilih jenis hutang yang akan digunakan dengan mempertimbangkan kemampuan bayar serta risiko-risiko yang akan ditimbulkan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kedaaan yang menyebabkan debitur mengalami gagal bayar.


Kemampuan Bayar Debitur


Terlepas dari konotasi negatif dari kata hutang, namun ada saat dimana seseorang memerlukan sebuah hutang. Kuwajiban seseorang yang memiliki hutang adalah harus membayar hutangnya (angsuran) serta melunasi hutang sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati kedua belah pihak.

Apakah kesepakatan hutang-piutang tersebut harus dilunasi dalam satu waktu atau bisa diangsur kedalam beberapa bulan serta penentuan bunga yang harus dikeluarkan oleh debitur. Tentu besaran angsuran dan bunga yang harus dibayarkan setiap bulan atau jatuh tempo pelunasan akan mempengaruhi keadaan financial para debitur.

Oleh karena itu, hal yang harus dilakukan oleh para debitur sebelum meminjam atau berhutang adalah mengetahui kemammpuan bayar sebelum menentujan besaran dana yang akan kita butuhkan untuk mengantisipasi keadaan yang tidak di inginkan seperti keadaan dimana debiturtidak sanggup membayar hutangnya.

Salah satu cara untuk mengetahui berapa kemampuan bayar sesoeorang adalah dengan membuat pengelompokan dana / anggran. Dengan melakukan pengelompokan dana, seseorang akan lebih mudah mengetahui besaran pemasukan yang ia miliki dan mengetahui seberapa banyak pengeluaran yang ia keluarkan disetiap bulannya.

Dalam pengelompokan dana / anggaran, usahakan untuk membuat pengelompokan serinci munkin dengan memuat berbagai aspek yang berkaitan dengan pengeluaran dan pemasukan setiap bulannya.


Penjadwalan Pembayaran Hutang


Setelah mengetahui dan tidak ada masalah dengan kemampuan bayar debitur, langkah selanjutnya dalam untuk mempermudah mengolah hutang adalah dengan melakukan penjadwalan kapan harus membayar hutang tersebut. Terlebih jika debitur memiliki hutang lebih dari 1 jenis hutang  yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Guna mempermudah pembayaran angsuran hutang disetiap bulannya, buatlah jadwal rutin pembayaran beserta jumlah yang harus dibayarkan. Buat catatan yang memudahkan kita mengingat seperti mencatat di memo harian atau di smartphone. a/Selain sebagai media pengingat, penjadwalan hutang juga bisa meminimalisir denda bunga karena lupa membayar hutang.

Jika berhutang kita berhutang dibank, kita bisa memanfaatkan fitur auto debet yang bisa membantu kita membayar hutang secara otomatis dari rekening kita, tentu fitur tersebut sangat membantu apalagi bagi debitur yang sangat sibuk. 


Penggabungan Hutang


Ketika debitur memiliki hutang berbeda lebih dari 1 tempat dan harus diangsur setiap bulannya, tentu keadaan tersebuat sangat memberatkan sekaligus membingungkan. Selain membingungkan, keadaan tersebut malah akan semakin membuat pengelolahan keuangan menjadi tidak sehat.

Guna mengatasi hal tersebut, tidak ada salahnya kalau mencoba untuk menggabungkan ke dalam 1 sumber hutang saja. Seperti contoh meminjam hutang lagi untuk melunasi hutang disumber yang lainnnya, langkah tersebut bertujuan untuk mempermudah proses pembayaran dan monitoring untuk kedepannya.   

Dengan menggunakan 1 sumber hutang saja, diharapkan debitur menjadi lebih fokus dalam mengelola hutangnya karena hanya memakai 1 sumber hutang. Selain itu, dengan menggabungkan beberapa jenis hutang kedalam 1 sumber hutang juga dapat meminimalisir terjadinya risiko-risiko gagal bayar. 

www.materibisnis.com bertujuan memberikan edukasi dan motivasi kepada bisnis pemula serta mengulas sisi-sisi lain yang bermanfaat.

Silahkan bagikan artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, Terimakasih.
Salam,

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon