Profil Nadiem Makarim Pengusaha Muda Sukses Pendiri Go-Jek

Tags

Profil Nadiem Makarim Pengusaha Muda Sukses Pendiri Go-Jek

Profil Nadiem Makarim. Saat ini siapa sih kaum milenial yang tidak mengenal sosok pengusaha sukses bernama Nadiem Makarim. 

Seperti yang kita ketahui, sosok Nadiem Makarim dikenal sebagai salah satu pebisnis muda yang sangat sukses di Indonesia, sebagai pendiri serta pemilik dari aplikasi penyedia jasa transportasi berbasi aplikasi No. 1 di Indonesia yaitu Go-Jek. 

Saat ini Go-jek sudah bisa dinikmati dimana-mana, fitur-fitur yang diberikan juga sangat membantu masyarakat, seperti antar jemput pelanggan, pemesanan makanan, pembanyaran online dan berbagai fitur bermanfaat lainnya.

Saat ini juga Go-Jek menjadi salah satu perusaah rintisan yang telah mendapat keuntungan lebih dari USD 10 miliar atau biasa disebut decacorn pertama yang ada di Indonesia.

Tentu keberhasilan Go-Jek saat ini tidak terlepas dari sosok Nadiem Makariem sebagai pendiri Go-Jek. Nadiem sendiri mendirikan Go-Jek terinspirasi oleh kemacetan lalu lintas di Jakarta yang sering ia alami setiap hari.  

Untuk mengatasi masalah tersebut, ia berusaha menciptakan aplikasi Go-Jek sebagai salah satu solusi transportasi penduduk kota untuk menembus kemacetan terutama di jam-jam sibuk. 

Meski pada awalnya, Nadiem Makarim tak pernah mengira bahwa industri transportasi yang ia bangun bisa maju dan berkembang sebesar saat ini. Nadiem Makarim hanya berkeinginan untuk memperbaiki transportasi di Indonesia menjadi lebih baik.

Dengan semakin pesatnya kemajuan GO-JEK di Indonesia, semakin populer juga nama Nadiem Makarim di masyarakat Indonesia. 

Sebagai salah satu pebisnis muda yang sukses dengan berbagai prestasi, tentu saja nama Nadiem Makarim menjadi salah satu sosok yang bisa menjadi contoh bagi pebisnis muda untuk mencapai kesuksesan.

Baca juga : Arti Sebuah Kesuksesan



Sekilas Tentang Nadiem Makarim


1. Profil

Nama Nadiem Makarim
Lahir Singapura, 4 Juli 1984
Warga Negara Indonesia
Agama Islam
Ayah Nono Anwar Makarim
Ibu Atika Algadrie
Istri Franka Franklin
Anak Solara Franklin Makarim
Nadiem Makarim lahir dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadrie di Singapura pada tanggal 4 Juli 1984 dan merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara. Ayahnya Nadiem berprofesi sebagai salah satu pengacara ternama yang berasal dari Pekalongan.

Pada tahun 2014 Nadiem menikah dengan pujaan hatinya yaitu Franka Franklin, dari pernikahan ini Nadiem di karunia seorang anak bernama Solara Franklin Makarim.


2. Pendidikan


Nadiem Makarim menjalani jenjang pendidikan dasar dan pertama di salah satu sekolah yang ada di Jakarta, dan setelah lulus melanjutkan SMA-nya di singapura.

Kemuadian untuk mendapatkan gelar sarjananya, ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Brown University, Amerika Serikat dan mendapatkan gelar BA (Business Administration) di jurusan International Relations. 

Untuk mendapat gelar masternya, Nadiem mengikuti jejak sang ayah, Nono Anwar Makarim, dengan melanjutkan pendidikannya di Harvard Business School dan mendapatkan gelar MBA (Master of Business Administration).


3. Karir Sebelum Mendirikan Go-Jek


Setelah menyelesaikan program pendidikannya, Nadiem memilih untuk kembali ke Indonesia. Dengan berbekal ijazah serta ilmu yang dimiliki semasa pendidikan, Nadiem Makarim bekerja di salah satu lembaga konsultan ternama yang berbasis di Jakarta yaitu McKinsey & Company.

Setelah bekerja selama 3 tahun di McKinsey & Company, Nadiem juga tercatat pernah bekerja di Zalora Indonesia sebagai Co-founder & Managing Editor dan menjadi Chief Innovation officer kartuku.


4. Mendirikan Go-Jek


Berbekal pengalaman selama bekerja di beberapa perusahaan, Nadiem memutuskan untuk membuat usahanya sendiri. Ia lebih memilih untuk mengontrol takdirnya sendiri dengan mendirikan bisnisnya sendiri dan tidak bekerja di perusahaan orang lain.

Ide mendirikan jasa transportasi berbasis aplikasi atau Go-jek, berawal dari kebiasaan Nadiem yang lebih suka menggunakan jasa ojek. Karena Ojek dianggap memiliki mobilitas yang tinggi menghadapi kemacetan.

Namun ia menemukan bahwa hampir sebagian besar tukang ojek mengalami kesulitan dalam mendapatkan penumpang dan menghabiskan sebagian besar waktunya hanya untuk menunggu penumpangnya datang.

Berawal dari ide tersebut, pada tahun 2011 Nadiem Makarim memberanikan diri untuk mendirikan GO-JEK. Meski pada awal berdirinya GO-JEK hanya mempunyai 20 driver saja dan system yang digunakan masih sederhana dengan menggunakan call centre.

Dengan segala hambatan dan keterbatasan pada waktu itu, Keyakinan dan konsistensi yang dimiliki Nadiem berhasil membuat Gojek bisa bertahan hingga melaju pesat sampai saat ini.

Baca juga : Membangun Konsisten Dalam Bisnis


5. Perkembangan Go-jek


Go-Jek semakin hari semakin berkembang, dibuktikan dengan banyaknya investor yang mulai melirik Go-Jek untuk melakukan kerjasama investasi. Yang petama pada tahun 2014, mendapat suntikan dana dari perusahaan investasi asal singapura yaitu Northstar Group.

Perkembangan positif yang dialami Go-Jek juga menarik perusahaan - perusahaan lain untuk ikut menanamkan investasinya. Pada tahun yang sama Redmart Limited dan Zimplistic Pte Ltd mengikuti langkah Northstar Group untuk berinvestasi di Go-Jek.

Go-Jek semakin populer ketika pada tahun 2015 merilis aplikasi berbasis mobile untuk mempermudah pelanggannya untuk mengakses Go-Jek. Langkah tersebut sangat berhasil, dibuktikan dengan pertumbuhan Go-Jek yang semakin positif.

Dengan memanfaatkan teknologi, GO-JEK berhasil merevolusi industri transportasi Ojek yang ada di Indonesia. 

Kepintaran Nadiem Makarim dalam mengelola perkembangan teknologi perlu diapresiasi lebih. Karena berawal dari hanya memiliki 20 driver, kini Gojek merupakan salah satu perusahaan teknologi jasa transportasi nomor satu di Indonesia.

www.materibisnis.com bertujuan memberikan edukasi dan motivasi kepada bisnis pemula serta mengulas sisi-sisi lain yang bermanfaat.

Silahkan bagikan artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, Terimakasih.
Salam,

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon