Menganalisa Perbedaan Kebutuhan Dan Keinginan Dalam Mengolah Keuangan Keluarga

Tags

Menganalisa Perbedaan Kebutuhan Dan Keinginan Dalam Mengolah Keuangan Keluarga

Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan - Dalam membangun sebuah keluarga yang harmonis, mengolah keuangan keluarga menjadi salah satu hal yang penting untuk dilakukan. Karena tanpa pengolahan yang baik, akan muncul berbagai masalah keuangan yang bisa menggangu keharmonisan keluarga.

Pada umumnya, kesulitan dalam mengolah keuangan keluarga disebabkan oleh sulitnya membedakan mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang menjadi keinginan. Sebagai contoh seringkali kita mengatakan butuh terhadap barang atau sesuatu, padahal hal-hal tersebut dirasa kurang begitu diperlukan, dalam kata lain ingin mendapat keinginan lebih.

Apabila kita tidak bisa mengolah keuangan dengan baik, maka kita akan terjebak dalam berbagai masalah finansial. Dan salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengetahui perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.


Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan


Meski berbeda, namun tidak jarang kita sangat kesulitan dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Terutama pada saat kita berbelanja, sulit membedakan apakah barang tersebut yang benar-benar barang yang kita butuhkan atau barang tersebut sekedar hanya kita inginkan saja.

Perlu kontrol emosi untuk dapat membeli sebuah barang yang sesuai dengan apa ayang kita harapkan. Jika ditelusuri lebih jauh, kebutuhan dan keinginan dapat diartikan sebagai berikut :


Kebutuhan


Kebutuhan adalah hasrat yang dimiliki manusia yang apabila dapat dipenuhi akan memberikan kesejahteraan, kepuasan, kecukupan, dan kenyamanan. Namun apabila tidak terpenuhi dapat mempengaruhi kelangsungan hidupnya.

Sebagai contoh kebutuhan pokok manusia dalam kegiatan sehari-hari adalah kebutuhan sandang, pangan dan papan. Selain itu, alat atau jasa yang digunakan sebagai penunjang aktivistas manusia juga merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting.


Keinginan


Keinginan merupakan hasrat yang timbul dalam diri manusia untuk mendapat mendapatkan lebih dari apa yang kita butuhkan. Dengan kata lain keinginan merupakan hasrat tambahan yang melibihi kebutuhanan dari apa yang seharusnya kita butuhkan.

Keinginan sendiri memiliki sifat yang tidak mengikat, artinya tidak memiliki keharusan untuk segera terpenuhi. Seperti contoh keinginan memakai sandang yang bermerk, pangan yang lezat dan berkelas serta papan yang megah. 


Secara pengertian, kebutuhan dan keinginan memang memiliki arti yang berbeda, namun dalam kehidupan sehari-hari banyak kejadian tumpang tindih yang mengakibatkan sangat sulit dalam membedakannya mana keinginan dan mana kebutuhan.

Sebagai contoh, kita tahu bahwa makan merupakan kebutuhan pokok manusia (pangan), tetapi jika setiap hari makan di restoran mewah tentu hal tersebut bukanlah termasuk kebutuhan lagi, namun merupakan sebuah keinginan.

Memang kenyataannya cukup sulit dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan. untuk membantu mempermudah dalam membedakan antara kebutuhan dan mana keinginan, ada beberapa pertanyaan yang harus Anda tanyakan kepada diri Anda sendiri untuk mengetahui mana yang Anda butuhkan :

  • Apakah benda tersebut yang saya butuhkan??
  • Apakah benda tersebut harus dibeli apa tidak??
  • Apa manfaat dan kerugian jika saya mengguanakan atau membeli benda tersebut??
  • Kenapa saya harus membeli benda tersebut?? 

Dalam kasus mengolah keuangan keluarga, kita pasti sepakat bahwa kegiatan yang lebih cepat menguras isi dompet adalah keinginan untuk mendapatkan sesuatu di banding dengan kebutuhan yang sebenarnya kita butuhkan. Kenapa??

Jawabannya adalah karena sifat manusia yang selalu ingin mendapatkan lebih serta memiliki keinginan yang tidak terbatas. Uang yang sebelumnya kita alokasikan tidak pernah cukup untuk memenuhi sebuah keinginan, namun dapat memenuhi apa yang kita butuhkan.

Perlu sebuah komitmen serta kontrol keinginan yang kuat untuk mengelola keuangan menjadi lebih baik.


Kontrol keinginan


Meski pada awalnya untuk sulit dilakukan, mengontrol keinginan dapat membantu kita dalam mengelola keuangan menjadi lebih baik. Mengontrol keinginan bisa dilakukan dengan melakukan beberapa hal, seperti membuat anggran keuangan dan sebagainya.

Dengan membuat anggaran akan mempermudah kita dalam mengolah keuangan tanpa takut membebani post yang lainnya. Serta berfikirlah dua kali sebelum memenuhi keinginan Anda, Sehingga ketika Anda sudah memenuhinya tidak ada penyesalan karena banyaknya uang yang telah dikeluarkan.

www.materibisnis.com bertujuan memberikan edukasi dan motivasi kepada bisnis pemula serta mengulas sisi-sisi lain yang bermanfaat.

Silahkan bagikan artikel ini jika dirasa memberikan manfaat, Terimakasih.
Salam,

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon