Kenali Keuntungan dan Kekurangan Bisnis Franchise

Kenali Keuntungan dan Kekurangan Bisnis Franchise


Apakah Anda ingin memulai bisnis dengan sistem Franchise? Sebelum memulai bisnis Franchise atau yang biasa kita kenal dengan bisnis waralaba, Anda harus mengetahui apa keuntungan dan kekurangan bisnis Franchise itu sendiri sebelum memutuskan untuk terjun kedalam Bisnis Franchise.

Sistem yang digunakan dalam bisnis Franchise adalah  adanya ke dua belah pihak yaitu pemiliki usaha dan pelaku usaha yang saling bekerjasama untuk meraih sebuah keuntungan dengan kesepakatan yang telah ditentukan bersama dengan menggunakan prinsip bagi hasil.

Dimana pihak pemilik usaha memberikan bidang usaha kepada pelaku usaha serta memberikan pengawasan, bimbingan, sistem, dan bantuan berkelanjutan atau mentoring.

Baca juga : Cara Mencari Peluang Bisnis.

Pada saat ini, Perusahaan franchise sendiri sudah semakin berkembang dengan semakin menjamurnya bisnis franchise seperti dalam bidang mini market dan supermarket.

Sekilas bisnis franchise atau waralaba ini bisa menjadi salah satu bisnis alternatif yang sangat menguntungkan, didukung dengan banyaknya para pebisnis yang mencoba jenis bisnis ini.

Akan tetapi, dalam setiap bisnis pasti ada untung dan ruginya. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan bisnis franchise:

Keuntungan bisnis franchise



#1. Manajemen Yang Sudah Teruji


Keuntungan yang pertama yang didapatkan oleh pelaku usaha waralaba atau franchise adalah tidak perlu memikirkan manajemen untuk menjalankan sebuah bisnis karena sudah ada manjemen yang disediakan oleh pemilik usaha.

Dengan ilmu dan pengetahuan yang belum memadai, Hal tersebut sangat menguntungkan bagi para pelaku usaha yang baru belajar berbisnis. Karena dibantu dibuatkan manajemen yang telah terbukti berjalan dan telah teruji sebelumnya, tinggal bagai mana pelaku usaha tersebut menjalankannya.


#2. Sudah Dikenal Masyarakat


Selain memberikan kemudahan dalam segi manajemen, bisnis franchise juga cenderung lebih mudah diterima oleh masyarakat. Karena masyarakat sebelumnya sudah familiar oleh merk dagang yang Anda gunakan untuk bisnis.

Oleh karena itu, Anda tidak perlu capek-capek mengenalkan produk dan mencari konsumen yang secara tidak langsung dapat meminimalkan biaya promosi produk.


#3. Dukungan Teknis Yang Memudahkan


Pemilik usaha juga selalu memberikan support kepada pelaku bisnis dengan memberikan manajemen finansial, pemasaran, periklanan dan lain lain sebagianya serta menyediakan berbagai peralatan yang dibutuhkan. 

Biasanya kemudahan-kemudahan tersebut diberikan oleh pemilik usaha kepada pelaku usaha satu paket karena membeli sebuah produk franchise atau waralaba.

Baca juga : Alasan Kenapa Harus Memulai Bisnis.


#4. Tidak Perlu Membangun Dari Awal


Jenis bisnis franchise atau waralaba sudah diatur sedemikian rupa dengan tujuan mempermudah pelaku usaha untuk memulai usahanya, mulai dari segi monitoring, mentoring juga menajemen usaha sudah disiapkan oleh pemilik usaha.

Hal tersebut sangat memudahkan para pelaku usaha karena tidak perlu membangun bisnisnya dari awal, kemudian tinggal bagaimana para pelaku usaha tersebut menjalankan bisnis tersebut. 


#5. Bisa Mendapat Untung Lebih Besar (Relatif)


Karena disokong oleh manajemen yang baik serta brand telah dikenal banyak masyarakat, hal tersebut menjadi salah satu faktor untuk memperoleh sebuah keuntungan yang lebih maksimal dari pada bisnis yang lainnya.

Namun kelebihan-kelebihan tersebut kembali kepada pelaku bisnis, apakah bisa memanfaatkannya atau tidak. 



Kekurangan Bisnis Franchise


Dalam setiap bisnis pasti juga memiliki banyak kekurangan, begitu juga dalam bisnis franchise, seprti:

#1. Biaya Yang Dikeluarkan


Untuk membeli/menggunakan bisnis franchise, para pelaku bisnis sebelumnya harus mengeluarkan biaya perjanjian yang telah disepakati. Biaya tersebut untuk digunakan mendapatkan alat-alat untuk memulai bisnis dan berbagai kemudahan lainnya.

Biasanya modal yang dikeluarkan juga akan lebih besar sesuai dengan kualitas merk dagang serta fasilitas yang diberikan. 


#2. Ketergantungan Pada Reputasi


Salah satu kekurangan bisnis franchise adalah memiliki ketergantugan kepada franchise lain yang satu merk dagang dalam segi reputasi bisnis. Hal tersebut terlihat pada saat ketika salah satu franchise melakukan kesalahan maka akan berimbas kepada franchise lainnya.

Tentu saja hal tersebut sangat merugikan, terlebih kesalahan tersebut bukan kita yang melakukan.

Baca juga : Mengatasi Rasa Takut Gagal Dalam Bisnis


#3. Kurangnya Kendali


Pemberian majamen lengkap yang diberikan oleh pemilik usaha selain memiliki banyak manfaat, namun juga memiliki kekurang dari segi kurangnya kendali oleh pelaku bisnis dalam melakukan explorasi bisnisnya.

Karena semua sistem telah ditentukan oleh pemilik usaha dan tidak diperkenankan untuk mengubah produk atau sejenisnya. Kecuali ada perjanjian sebelumnya yang memperbolehkan dalam merubah (inovasi) produk yang telah diberikan.  


#4. Pemotongan Keuntungan


Dan salah satu faktor yang sangat merugikan dari bisnis franchise ini adalah pemotongan atau royalti yang diberikan kepada pemilik bisnis dari sebagian keuntungan yang telah didapatkan.

Tentu saja hal tersebut sangat merugikan dari sesi pelaku usaha, karena harus memberikan biaya tambahan selain biaya utama pada saat perjanjian pembelian bisnis franchise. Namun biaya tersebut tergantung isi perjanjian yang telah disepakati, apakah memiliki point royalty apa tidak.

Alasan Dan Pentingnya berinvestasi Sejak Dini



Alasan Dan Pentingnya berinvestasi Sejak Dini

Mungkin hampir setiap orang pernah mendengar atau membaca anjuran mengenai pentingnya berinvestasi sejak dini. Namun dari sekian anjuran yang telah didapatkan, banyak yang masih merasa ragu atau belum yakin apakah perlu melakukan investasi atau tidak.

Biasanya, hal tersebut karena sebagian besar masayarakat kita masih belum begitu mengerti akan pentingnya investasi sejak dini. Dan lebih memilih untuk menghabiskan dana yang didapat untuk kebutuhan lainnya.

Bahkan sebagian masyarakat masih menganggap kegiatan menabung secara konvesional dan investasi adalah bagian yang sama. 

Baca juga : Cara Memulai Investasi Saham jangka Panjang


Sekilas perbedaan antara Menabung dan Investasi


Pada zaman dahulu, orang lebih suka menabung di celengan, dibawah kasur atau di bawah tumpukan pakaian, dengan berbagai alasan seperti lebih aman, bisa diambil kapan saja dan lain sebagainya.

Dengan berkembangnya zaman, saat ini hampir semua orang sudah mulai menabung dibank. Namun sadarkah Anda, hasil (bunga) yang kita dapatkan dari hasil menabung dibank tidak berbanding lurus dengan besarnya inflasi yang kita dapatkan di setiap tahunnya.

Sehingga apabila dibandingkan dengan kenaikan bahan-bahan pokok serta barang dan jasa, sebenarnya uang yang kita tabung mengalami penurunan nilai karena terdampak pada inflasi tersebut.

Sedangkan investasi dapat diartikan sebagai sebuah upaya mengeluarkan atau mengumpulkan sejumlah dana, baik dalam bentuk tenaga, waktu atau materi yang dilakukan saat ini untuk mendapatkan hasil (keuntungan) di masa yang akan datang.

Dan seiring dengan berjalannya waktu nilai yang kita invetasikan akan bertumbuh melebihi modal awal yang kita keluarkan, sehingga invetasi lebih berpotensi memberikan keuntungan yang lebih maximal dibandingkan dengan menabung secara konvensional.


Dikutip dari Robert G. Allen, bahkan orang kaya sekalipun masih perlu untuk berinvestasi untuk melindungi asetnya dari penurunan nilai yang diakibatkan oleh inflasi. 

Untuk membantu Anda memahami pentingnya sebuah investasi sejak dini, bayangkan Anda sedang merencanakan acara besar, seperti melaksanakan kegiatan ibadah, berlibur ke luar negeri beberapa tahun kedepan atau melanjutkan pendidikan anak dan acara besar lainnya.

Untuk melaksanakan acara tersebut, tentu tidak bisa direncanakan dalam jangka waktu yang tidak sebentar. Perlu sebuah perencanaan yang matang dan baik untuk mempersiapkannya.
Dengan berinvestasi, apapun tujuan Anda dimasa depan, kita bisa mulai mempersiapkan semua kebutuhan tersebut dengan memanfaatkan dana yang kita miliki saat ini.  Berikut adalah alasan kenapa harus melakukan investasi sejak dini :


Mudah dan Bisa Dilakukan Dengan Dana Terbatas


Masih banyak yang beranggapan investasi selalu dikaitkan dengan proses yang rumit serta modal yang digunakan cukup besar. Padahal pada kenyataanya, investasi bisa dilakukan dengan dana yang terbatas dan dengan modal yang sangat minim.

Pada dasarnya investasi tidak perlu sebuah modal yang banyak, hanya perlu konsistensi menyisihkan sebagai kecil pendapatan setiap bulan untuk di investasikan.

Bahkan dalam intrumen invetasi reksadana, Anda sudah bisa memulai investasi dengan modal Rp 100.000 sampai Rp 250.000 saja. Tentu ini sangat meringankan bagi pegawai baru yang masih belajar menyisihkan uangnya.

Investasi di Reksadana juga sering dijadikan sebagai target untuk investasi, khususnya oleh para investor pemula yang belum memiliki pengalaman yang cukup tentang dunia investasi. 

Selain itu, reksadana juga memberikan fasilitas kepada para investor dengan memberikan Manajer Investasi yang mengelola dana yang Anda investasikan. 


Keuntungan Semakin Besar


Jika Anda memulai sebuah investasi sejak muda, Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih besar, kenapa??

Sebagai contoh, Jika Anda memulai berinvestasi pada usia 20 tahun, berapa hasil investasi yang Anda akan dapatkan pada saat usia 40 tahun mendatang. Bandingkan jika Anda baru memulai pada saat usia 30 tahun. Maka hasil yang didapatkan juga berbeda jauh.

Selain itu, memulai investasi pada usia muda juga memiliki beberapa keunggulan seperti menjadi lebih produktif pada saat berinvestasi serta mempunyai waktu belajar yang lebih baik dan waktu yang lebih panjang dalam melakukan kegiatan investasi.


Mendisiplinkan Diri


Selain itu, melakukan investasi juga bisa membuat anda lebih disiplin dalam menjalankan segala aktifitas. Terutama pada usia-usia muda yang  memiliki banyak kebutuhan, seperti fashion, gadget, nongkrong dan lain sebagainya.

Apabila tidak pandai-pandai mengatur isi dompet, bukan tidak mungkin gaji 1 bulan tidak akan cukup untuk memenuhi semua kegiatan dan keperluan tersebut tanpa pernah melakukan investasi.

Untuk mengantisipasi kejadian seperti itu, lebih baik untuk melakukan investasi diawal bulan atau ketika baru saja mendapatkan gaji, langkah tersebut lebih efektif jika melakukan investasi di akhir bulan.

Lebih Cepat Menuju Kebebasan Financial


Bisa jadi tujuan akhir dari menjalan sebuah investasi adalah untuk mendapatkan sebuah kebebasan financial, dimana segala kebutuhan seseorang dapat terpenuhi tanpa adanya beban yang memberatkan dari segi ekonomi.

Dengan Anda berinvestasi sejak dini, peluang Anda untuk mencapai kebebasan financial juga lebih cepat. Hanya dengan menyisihkan sebagian dana yang dimiliki, semua orang bisa mendapatkan kebebasan financial melalui investasi.

Pada dasarnya, sebuah investasi dilakukan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar serta melindungi aset kita dari penurunan nilai yang diakibatkan oleh inflasi. Maka dari itu, investasi sejak dini sangat penting untuk dilakukan.

Cara Memulai Investasi Saham jangka Panjang Untuk Pemula


Cara Memulai Investasi Saham jangka Panjang Untuk Pemula


Saat ini Investasi saham adalah investasi yang sangat menguntungkan, karena memiliki imbal hasil yang cukup tingi, bahkan lebih tinggi dari pada berbagai instrumen investasi lainnya seperti investasi pada logam mulia dan jenis lainnya. 

Meski memiliki hasil yang cukup tinggi, investasi saham juga memiliki risiko yang tinggi atau lebih dikenal high risk dan high return, karena skala perbandingan antara risiko keuntungan dan kerugian tidaklah jauh berbeda. 

Apalagi untuk para pemula, disarankan untuk mencari informasi terlebih dahulu sebelum terjun langsung kedunia saham, seperti mencari partner atau mentor yang berguna untuk mengajari bagaimana cara berinvestasi dengan baik dan benar.  


Bagi yang baru memulai terjun kedunia saham, mulailah dengan membeli saham yang tidak terlalu mahal (nilai invertasi yang terjangkau), hal ini bertujuan untuk menjadi media pembelajaaran serta mengantisipasi apabila mengalami kesalahan strategi yang mengakibatkan kerugian.

Mungkin saat ini juga sudah ada software yang bisa membatu kita untuk menganalisa kinerja investasi kita. Namun menurut saya itu saja tidak cukup, perlu pemahaman dan pengetahuan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan konsisten. 

Selain mempertimbangkan harga yang terjangkau, perhatikan juga saham yang berfundamental baik (blue chip), yaitu saham-saham perusahaan yang sudah mempunyai usaha yang jelas, manajemen transparan, nama besar yang sudah banyak dikenal oleh publik.

Karena saham jenis ini dianggap lebih cenderung bergerak naik dan lebih tahan terhadap koreksi pasar, dibanding dengan jenis saham-saham baru atau biasa disebut saham gorengan yang pergerakan harganya masih belum bisa ditentukan. 

Biasanya saham jenis ini memiliki karakter yang lebih aggresif dan memiliki risiko yang sangat tinggi, kalau beruntung bisa naik tajam namum apabila tidak beruntung saham akan anjlok dan investor pasti akan rugi.

Untuk mengatasi berbagai kemungkinan turunnya nilai investasi, usahakan untuk membeli beberapa jeni saham yang berbeda. Langkah ini bertujuan untuk membagi risiko yang sewaku-waktu muncul.

Dengan membagi kedalam beberapa saham yang berbeda, akan memperkecil risiko kerugian dibanding dengan hanya membeli 1 jenis saham saja. Seperti contoh pada saat saham A kinerjanya turun, ada kemungkinan saham B, C, D akan mengalami kenaikan.

Selain itu, penting juga untuk melakukan alaisa secara berkala, hal ini membantu kita untuk mengetahui hasil dari kinerja saham kita, apakah kinerjanya memuaskan atau bahkan merugikan.

Yang perlu diketahui adalah investasi dalam saham sangat berisko apabila dilakukan dalam waktu yang pendek, karena sifatnya yang fluktuatif. Maka dianjurkan untuk berinvestasi dalam waktu yang lama, maka dari itu dibutuhkan konsistensi yang kuat.


Selain itu, tendensi naik dan turunnya nilai-nilai suatu saham juga bisa berubah sewaktu-waktu, sehingga membutuhkan kecermatan bagi investor untuk mengambil keputusan apakah ingin menjual sahamnya kembali atau menahannya untuk mendapatkan hasil yang lebih besar dikemudian hari.

Namun banyaknya iming-iming keuntungan sekejap atau karena ketidak sabaran yang mengakibatkan sejumlah investor menjadi kurang berhati-hati dan akhirnya gagal dalam berinvestasi saham.

Untuk mengantisipasi kesalahan-kesalahan ada baiknya belajar dari kesalahan investor sebelumnya. Berikut kesalahan mendasar yang dilakukan oleh investor pemula dalam melakukan investasi saham:

Investasi Saham jangka Panjang Untuk Pemula

Bagi Anda yang ingin memulai investasi saham, ada baiknya belajar dari kesalahan investor sebelumnya. 

Berikut kesalahan besar investor saham yang perlu Anda hindari.


Mudah Putus Asa.


Seperti yang sudah disampaikan diatas, bahwa investasi saham membutuhkan konsistensi yang kuat, karena untuk mendapatkan hasil yang maksimal membutuhkan waktu yang cukup lama. 

Serta banyak rintangan-rintangan yang harus dihadapi seperti harga yang naik turun karena sifatnya cenderung fluktuatif dan sebagainya. Bagi investor pemula, rintangan-rintangan tersebut mungkin akan membuat gelisah karena nilai investasinya terus berubah dan tak menentu.


Perlu kecermatan dan rasionalitas dalam mengindari rintangan tersebut, serta melakukan analisa dan evaluasi dari kesalahan yang terjadi apabila sedang melakukan kesalahan.

Bagi yang tidak bermental kuat, hal ini pasti akan membuat cepat putus asa karena tidak cepat atau terburu-buru untuk mendapatkan hasil yang di inginkan dan lebih memilih untuk beralih menggunakan instrumen investasi lainnya. 

Maka sia-sia saja langkah yang diambilnya selama ini jika berhenti ditengah jalan sebelum tujuannya tercapai.


Takut Membeli Saham Saat Pasar Turun


Kondisi pasar yang fluktuatif secara siklus terkadang membuat harga saham menjadi tidak stabil, terkadang di bawah dan terkadang di atas begitu juga sebaliknya.

Hal tersebut dipengaruhi oleh keadaan ekonomi yang sedang berlangsung, apabila kondisi ekonomi sedang bagus maka akan menimbulkan sentimen positif yang mengangkat harga saham naik atau biasa disebut bullish. Pada kondisi seperti ini kebanyakan investor lebih suka membeli sebuah saham dibanding dengan kondisi pasar sedang lesu.

Begitu juga sebaliknya pada saat kondisi ekonomi sedang lesu, pasti juga akan memberikan dampak-dampak yang kurang menguntungkan serta dapat mempengaruhi dari kenerja dari suatu saham yang mengakibatkan penurunan harga beli (bearish).


Namun jika dilihat lebih seksama, saham yang mengalami penurunan atau bearish lebih memiliki peluang untuk mendapatkan hasil yang lebih besar dari pada membeli saham pada saat bullish atau sedang mengalami kenaikan. Kenapa??

Karena pada saat bearish kita dapat membeli saham yang bagus dan potensial dengan harga yang cukup murah, dan mengharapkan ketika kondisi ekonomi kembali pulih, harga saham akan kembali kejalur yang lebih postif atau Rebound dan saat itu kita mendapat keuntungan.

Tentu saja dalam melakukan ini harus mencermati terlebih dahulu saham apa yang akan dibeli, jangan hanya karena harga turun langsung asal beli, hal tersebut sangat berisiko. Perlu pemahaman dan pengetahuan yang lebih karena memiliki resiko yang cukup besar serta mental yang kuat untuk menunjangya.


Memilih Saham Yang Tidak Potensial


Banyak para investor terutama investor pemula, yang ingin mendapatkan saham dengan harga murah dan menjualnya kembali ketika harganya sudah tinggi. Dan menganggap semua saham yang berharga murah pasti akan lama-kelamaan pasti mengalami kenaikan harga.

Sebenarnya pernyataan tersebut tidak salah namun juga tidak selalu benar, tergantung dari investor itu sendiri bagaimana ia mengelola strategi dalam membeli sebuah saham.

Memang saham dengan harga yang murah sangat menggiurkan untuk dibeli apalagi oleh investor pemula, namun sebelum membeli sebuah saham usahan untuk memeriksa ulang apakah saham tersebut berpotensial apa tidak.

Biasanya saham-saham yang tidak potensial berasal dari saham-saham perusahaan yang memiliki record yang tidak bagus atau perusahaan yang bermasalah. Tentu saja membeli saham dari perusahaan-perusahaan ini dinilai sangat merugikan karena pertumbuhannya yang sangat lambat, bahkan cenderung megalami kerugian.


Tidak Memahami Sisi Fundamental.


Dari sekian banyak investor, banyak yang sering mengabaikan analisa dari sisi fundamental perusahaan dalam melakukan transaksi saham, dan lebih suka menganalisa dsri sisi tren yang terjadi sesaat terutama pada pemula. 

Dan masih yang beranggapan dengan mengikuti trend yang terjadi akan menghasilkan profit lebih yang cepat di pasar modal dan mengabaikan fundamental dari suatu perusahaan. 

Padahal fundamental suatu perusahaan mrupakan salah satu tolak ukur dalam mengambil keputusan untuk membeli sebuah saham atau tidak. 


Salah Mengikuti Tips/Partner


Banyak diluar sana yang memberikan panduan tips-tips yang menurut saya sangat tidak masuk akal, seperti tips 100% memenangkan investasi saham, investasi saham dengan hasil triliunan dijamin dan sebagainya. Namun sebenarnya dalam dunia investasi saham, tidak ada ilmu yang bisa memprediksi 100% yang bisa memberikan keberhasilan. 

Banyak sumber-sumber yang tidak jelas kredibilitasnya yang menyasar kalangan para investor pemula dengan menjanjikan kesuksesan dengan membeli sebuah saham tertentu. Apabila tidak waspada oknum-oknum tersebut bisa mempengaruhi Anda untuk membeli saham yang salah dan mengakibatkan kebangkrutan.

Apabila mempunyai watu yang cukup, lebih baik untuk belajar sendiri tentang ilmu bagaimana cara invetasi saham yang baik dan benar dibanding dengan menyewa pihak ketiga.

Hubungan Bahasa Tubuh dan Kesuksesan


Hubungan Bahasa Tubuh dan Kesuksesan


Mungkin Anda bertanya-tanya apasih hubungannya mempunyai bahasa tubuh yang baik terhadap kesuksesan seseorang??

Memang tidak ada yang menjamin bahwa dengan mempunyai bahasa yang baik dengan kesuksesan atau dengan kata lain akan langsung sukses. Namun Menurut saya pribadi, dengan mempunyai bahasa tubuh yang baik akan semakin mendekatkan kita kedalam kesuksesan tersebut.


Untuk memperkuat argumen diatas saya akan memberikan contoh, pada saat pemilihan kepala divisi pada suatu perusahaan, kira-kira bos tersebut akan memilih karyawan dengan bahasa tubuh yang lugas, cermat dan cekatan atau memilih karyawan yang memiliki bahasa tubuh yang lemah, lesu tidak bersemangat dalam melakukan pekerjaannya??

Mungkin dari sisni Anda langsung bisa menjawab kira-kira mana yang akan dipilih oleh bos perusahaan tersebut untuk menjadi kepala divisi. Pasti yang akan dipilih adalah karyawan yang memiliki bahasa tubuh yang baik. Kenapa??

Karena bahasa tubuh merupakan salah satu reaksi otomatis yang dilakukan oleh tubuh untuk menggabarkan perasaan atau apa yang ada dalam fikiran seseorang. Dengan kata lain bahasa tubuh bisa menggambarkan kualitas dari seseorang tersebut.


Dari penjelasan kasus diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa bahasa tubuh merupakan salah satu faktor yang bisa membantu kita dalam mencapai sebuah kesuksesan.

Selain itu, bahasa tubuh yang baik juga dapat memberikan perbedaan yang besar ketika seseorang menilai kinerja dan kepridian kita. seperti memiliki kecakapan, daya tarik dan fikiran-fikaran yang positif.

Dikutip dari buku Silent Messages karya Dr Albert Mehrabian yang menjelaskan bahawa "tingkat kepercayaan informasi terhadap apa yang kita sampaikan kepada orang lain dipengaruhi oleh  :

  • 7% Kata-kata
  • 38% Nada Suara
  • 55% Bahasa Tubuh

Apabila ditelaah lebih lanjut, informasi akan lebih mudah tersampaikan dengan menggunakan komunikasi selain Bahasa/Kata-kata atau biasa disebut "PARALANGUAGE" yang menyumbang 93% dalam keberhasilan penyampaian informasi. Sedangkan kekuatan kata-kata hanya menyumbang 7% saja.

Atas dasar tersebut, dengan memperbaiki bahasa tubuh yang lebih baik diharapkan cara berkomunikasi menjadi lebih berkualitas dan efektif.

Berikut beberapa cara yang bisa digunakan untuk melatih meningkatkan bahasa tubuh:


1. Kenali bahasa tubuh Anda


Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengetahui atau mengenali bahasa tubuh Anda, langkah ini bertujuan untuk menganalisa apakah bahasa tubuh kita sudah baik apa belum atau ada yang perlu diperbaiki.

Terutama pada hal-hal yang menyangkut bagaimana cara Anda duduk, cara berjalan, cara berbicara dan menggunakan kedua tangan bahkan tersenyum pun juga perlu Anda perhatikan.

Serta hindari gerak-gerik yang membuat lawan bicara menjadi tidak nyaman, seperti menatap mata yang terlalu intens, menyilangkan kaki dan menyilangkan kedua tangan Anda.

Sebenarnya melakukan kontak mata pada lawan bicara sangat bermanfaat dalam membuat komunikasi menjadi lebih aktif, namun tetap harus dijaga. Jangan sampai menatap lawan bicara secara terus menerus, tentu saja hal tersebut mengakibatkan lawan bicara Anda menjadi tidak nyaman.

Usahakan kontak mata Anda tetap santai namun antusias terhadap apa yang lawan bicara Anda sampaikan, hal tersebut akan membuat lawan bicara Anda menjadi lebih nyaman dan merasa dihargai karena ucapannya didengar.

Mungkin pada saat melakukan kontak mata pertama kali akan timbul rasa tidak nyaman, khawatir dan sebagainya. Meski rasa tersebut mengganggu pikiran Anda, latihlah secara terus menerus dan bertahap sampai Anda merasa terbiasa.

Sama seperti kontak mata, pergerakan kaki dan tangan juga harus diperhatikan. Seperti pada saat berbicara berhadapan, sangat tidak etis apabila Anda menyilangkan kaki Anda, tentu saja lawan bicara Anda menjadi tidak nyaman dan menganggap Anda tidak sopan.

Mungkin cara tersebut terdengar sepele, namun bagaimana Anda berbicara, berjalan, menggunkan kedua tangan dan sebagainya menjadi salah satu patokan bagaimana mereka untuk mengenali bahasa tubuh Anda.


Baca juga : Mindset Sukses Berbisnis

2. Bayangkan diri Anda seperti yang Anda inginkan


Setelah proses mengenali bahasa tubuh telah dilakukan dan mendapat hasil apa yang kurang dari bahasa tubuh Anda, langkah selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah dengan membanyangkan diri Anda seperti apa yang Anda inginkan.

langkah ini bertujuan untuk mengamati dan membandingkan bahasa tubuh yang seperti apa yang Anda inginkan.

Seperti contoh dalam seuatu perusuhaan Anda atau organisasi atau apapun. Pasti ada karyawan yang paling menonjol dari pada karyawan lainnya seperti disayang bos, karir meningkat pesat dalam waktu singkat dan lain sebagainya.

Tentu saja, posisi tersebut menjadi idaman setiap orang, dan tentu sangat mengenakkan kalau menjadi seperti dia bukan. Anda juga bisa seperti karyawan tesebut dengan cara meniru bahasa tubuh dan cara berfikirnya.

Meniru dalam hal baik itu gk ada salahnya kok.


3. Berlatihlah


Pada dasarnya bahasa tubuh berjalan secara otomatis yang dikendalikan oleh pikiran bawah sadar, namun Anda tetap bisa melatihnnya untuk mendapat bahasa tubuh yang sesuai Anda inginkan.

Untuk melatih bahasa tubuh, memerlukan waktu yang tidak sebentar banyak fase yang harus dilalui sampai benar-banar seperti apa yang Anda inginkan.

Anda bisa memanfat media cermin untuk membantu mengetahui posisi tubuh Anda, apakah posisi tersebut sudah sesuai dengan yang Anda harapkan atau belum.

Latihan bahasa tubuh ini memang memerlukan waktu dan konsistensi yang cukup, namun apabila Anda sudah terbiasa bukan tidak mungkin Anda akan mendapat kesuksesan yang serupa.

Pentingnya Membangun Rasa Percaya Diri Dalam Sebuah Bisnis

Pentingnya Membangun Rasa Percaya Diri Dalam Sebuah Bisnis
Rasa Percaya Diri

Materibisnis.com- Pada dasarnya setiap orang memiliki peluang dan potensi yang sama untuk bisa menjalankan sebuah bisnis, namun hanya segelintir saja yang mau untuk memulai membangun bisnisnya.

Kebanyakan dari mereka masih menganggap bisnis itu memiliki resiko yang besar, persaingan yang ketat, tidak ada kepastian pendapatan, malas untuk melakukan ini itu dan berbagai alasan lainnya.

Begitu juga bagi yang baru menjalankan sebuah bisnis. Mungkin pada saat ingin membangun sebuah bisnis, mereka sangat semangat 45 merencanakan ini itu dan berjuang dengan sepenuh hati dengan harapan bisnisnya berjalan dengan lancar.

Namun dengan berjalannya waktu banyak persoalan-persoalan yang muncul menghampiri, seperti persaingan bisnis, kegagalan dalam berinovasi atau bahkan kekurangan motivasi dalam menjalankan bisnisnya.

Dalam step ini banyak para pelaku bisnis khususnya para pemula yang semangatnya mulai berkurang atau malah down duluan karana tidak percaya diri menghadapi tantangan-tantangan tersebut.


Menurut saya untuk menanggapi pernyataan diatas, rasa percaya diri mutlak harus dimiliki setiap pelaku uasaha. Kenapa wajib?? Karena dengan memiliki rasa percaya diri yang tinggi akan membangkitkan semangat yang tadinya down untuk bangkit kembali.

Selain itu dengan rasa percaya diri akan membantu memperbaiki kualitas tindakan untuk menghadapi berbagai masalah yang muncul. 

Rasa percaya diri bukan hanya diperlukan untuk menghadapi berbagai masalah saja, namun juga harus digunakan dalam setiap kesempatan, seperti pada saat bertemu client, pada saat melakukan strategy marketing atau bahkan pada saat menghadapi para pelanggan sakalipun.

Dengan rasa percaya diri ini menunjukkan bahwa kita mengerti dan menguasai dari apa yang bisnis lakukan, atau kualitas dari poduk/jasa yang dihasilkan dari bisnis kita.        

Tentu langkah ini akan memberikan kesan yang positif bagi para pelanggan atau client kita.

Berbeda kalau pebisnis tersebut tidak memiliki rasa percaya diri atau bisa dikatakan minder, apalagi pada saat bertemu dengan para client dan pelanggan kita.

Kira-kira apa yang difikirkan oleh client dan pelanggan tersebut??

Pasti kebanyakan dari client tersebut akan berfikir ulang apakah mereka akan melanjutkan untuk bekerjasama atau tidak. Begitu juga dengan pelanggan, pasti akan berfikir ulang, kalau yang buat saja tidak memahami dari kualitas yang dihasilkan lalu bagaimana dengan kualitas yang disuguhkan?? benar??


Dari masalah-masalah diatas dapat disimpulan bahwa rasa percaya diri itu sangat penting bagi kelangsungan sebuah bisnis.

Dangan rasa percaya diri akan membantu dalam memilih strategi apa yang akan digunakan serta mampu mengatasi rasa akan takut gagal tidak mudah putus asa, dan akan selalu merasa bahwa dirinya mampu serta tidak ragu-ragu dalam memecahkan masalah dan secara tidak langsung menunjukan kekuatan pebisnis tersebut. 

Namun setiap orang memiliki tingkat percaya diri yang berbeda-beda, perlu sebuah latihan untuk membiasakan serta mengasah mental kita untuk menggapai sebuah kesuksesan. 
Membangun Rasa Percaya Diri Dalam Sebuah Bisnis


Anda bisa menggunakan cara-cara berikut:



1. Perbaiki bahasa tubuh Anda.


Point pertama yang harus dilakukan adalah dengan memperbaiki bahasa tubuh atau gestur Anda, mungkin masih banyak yang menganggap ini adalah masalah yang sepele tapi menurut saya ini adalah point yang penting, kenapa??

Pada suatu waktu, kadang diri kita merasa tertekan oleh suatu hal yang mengakibatkan menjadi tidak berkonsentrasi dan sebagainya, hal tersebut kadang juga menimmbulan gestur-gestur yang tidak menguntungkan.

Sebagai contoh, pada saat orang merasa kurang percaya diri maka akan memperlihatkan gerakan-gerakan yang khas. Seperti berbicara menjadi terbata-bata, menggoyang-goyangkan kaki, gemetar dan lain sebagainya.

Lalu bagaimana memperbaikinya??

Dalam kondisi apapun dan tekanan seberat apapun, usahakan untuk selalu tenang. Memang dikaui mendapatkan sebuah ketenangan dalam tekanan akan terasa sangat berat diawal, namun jika sudah terbiasa maka akan memberi banyak keuntungan, salah satunya adalah semakin meningkatnya rasa percaya diri meskipun dalam keadaan tertekan sekalipun.


2. Lakukan yang terbaik dan kurangi rasa khawatir.


Dalam perjalanan sebuah bisnis memang tak selalu berjalan dengan mulus. Terkadang banyak masalah yang datang yang menguji mental kita, mungkin bagi beberapa orang merasa wajar apabila merasa khawatir dan cemas akan kegagalan.


Namun terlalu khawatir akan berbagai resiko-resiko malah akan mengurangi rasa percaya diri Anda, munkin malah menimbulkan depresi.

Menerut saya, lebih baik untuk meminimalisir semua rasa khawatir tersebut dengan tetap fokus pada tujuan Anda  dan lakukanlah yang terbaik. Dengan demikian, Andak akan terus maju dan memperkuat mental Anda.


3. Buat pernyataan positif.


Seperti yang telah disampaikan diatas, yang dianjurkan untuk selalu tenang dan meminimalkan rasa khawatir. Langkah selanjutnya adalah dengan membuat pernyataan atau memberi arti yang lebih positif terhadap sesuatu yang dihadapi.

Dengan membuat pernyataan-pernyataan dan pemberian arti yang lebih positif, akan membantu menangkal energi negatif di sekitar Anda dan membantu meningkatkan rasa percaya diri kita.

Seperti contoh ketika merasa gugup akan melakukan presentasi dan mendapat hasil yang kurang memuaskan, 

Anda bisa memberi arti 'hari ini adalah pembelajaran yang sangat berguna bagi saya, berkat hari ini saya akan melakukannya lebih baik lagi'. pemberian arti seperti ini akan memicu kita untuk melakukan persiapan yang lebih matang dan melakukan tindakan yang lebih baik lagi.  

Berbeda jika memberi arti 'kegagalan ini sangat menyakitkan, aq tak akan mengulanginya lagi'. jika memberikan arti seperti itu kira-kira apa yang akan dihasilkan?? Sudah pasti akan mendapat sebuah kegagalan bukan. 


4. Lepaskan kesalahan kecil.


Semaua orang pasti pernah melakukan salah, dan itu adalah sebuah kebenaran dan Anda bisa mengatasinya. 

Sama perti ulasan mengenai pemberian arti yang lebih positif, anggap semua kesalahan dimasa lalu adalah pembalajaran untuk kita menjadi lebih baik lagi dan tetap fokus pada masa depan.

Dari berbagai pelajaran yang didapat akan membuat pengalaman Anda semakin meningkat dan secara tidak lansung membuat rasa percaya diri Anda menjadi lebih meningkat. 

Cara Menganalisa Masalah Menggunakan Rumus 5H + 1W

Cara menganalisa masalah menggunakan rumus 5W + 1H
masalah 

MateriBIsnis .com - Dengan berjalannya waktu, lambat laun setiap bisnis pasti akan menemukan sebuah masalah. Entah masalah yang datang dari dalam bisnis itu sendiri seperti human error atau dari luar bisnis seperti persaingan usaha atau krisis ekonomi.

Dan untuk mengatasi berbagai sumber masalah, dibutuhkan sebuah strategi serta langkah-langkah yang dibutuhkan untuk membantu melakukan sebuah analisa. Hal ini bertujuan untuk mendefinisi suatu permasalahan dan membantu menemukan sebuah solusi yang tepat.

Menurut pribadi saya, salah satu cara yang paling tepat untuk menganalisa berbagai masalah adalah menggunakan rumus 5W + 1H. Selain berguna dalam membangun strategi untuk memenangkan sebuah persaingan bisnis, rumus 5W + 1H juga bisa membantu dalam menganalisa suatu permasalahan yang muncul.


Dalam penerapannya juga hampir sama dengan pembahasan sebelumnya, yaitu memenangkan pesaingan bisnis. Namun ada beberapa perbedaan kecil yang harus disesuaikan dengan masalah-masalah yang dihadapi.

Selain itu, kita harus mengetahui dan memahami hal-hal terkait yang dapat membantu melakukan proses analisa. Oleh sebab itu, dalam menemukan solusi yang tepat untuk menemukan akar permasalahan perlu menggunakan rumus pendekatan 5W + 1H.
menganalisa masalah menggunakan rumus 5W + 1H
Rumus 5W + 1H

What (Apa masalahnya?)


Dalam memecahkan sebuah masalah, penting untuk mengetahui terlebih dahulu apa yang menjadi sumber dari sebuah masalah. Dengan menjawab pertanyaan diatas, maka kita akan dituntut untuk megetahui keadaan yang sebenarnya.

Pada tahapan ini, diharapkan untuk bisa melihat suatu permasalahan dengan pandangan yang lebih obyektif berdasarkan data dan informasi-informasi yang telah dikumpulkan sebelumnya.


Why (Mengapa Masalah Bisa Terjadi?)


Dalam setiap masalah yang muncul, tentu ada penyebab yang mengakibatkan suatu masalah tersebut terjadi. Apakah terjadi karena human error atau karena faktor lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam mencari solusi yang tepat untuk masalah tersebut.

Guna menentukan solusi yang cocok, penting untuk melakukan analisa secara mendalam dipadukan dengan penyebab-penyebab pendukung lainnya yang menyebabkan terjadinya suatu masalah.

Where (Dimana masalah terjadi?)
Setelah mengetahui masalah apa yang dihadapi, langkah selanjutnya adalah mencari dimana masalah tersebut muncul. Karena berbeda tempat berbeda juga cara menyelesaikan suatu masalah yang muncul.


Serta selalu usahakan untuk mendefnisi suatu permasalahan dengan jelas dimana masalah tersebut berada, hal ini sangat berguna untuk mengantisipasi dan menganalisa apabila masalah tersebut muncul kembali.


When (Kapan Masalah Terjadi?)


Waktu juga sangat berpengaruh terhadap munculnya suatu masalah, apakah masalah muncul karena human eror atau muncul karena diluar kehendak, serta apakah masalah tersebut sudah sering terjadi atau hanya baru-baru ini saja.

Dalam penetapan waktu, usahakan untuk mencatat waktu permasalahan tersebut sedetail mungkin. Hal ini bertujuan untuk membantu mendefinisi suatu masalah yang muncul, sehingga dalam menyelesaikan permasalahan serta dapat menentukan solusi yang tepat.


Who (Siapa yang Tekena masalah?)


Dalam setiap masalah yang muncul, pasti memiliki dampak yang kurang baik kepada suatu bisnis. Untuk mempermudah siapa yang paling terkena masalah, kita dapat mengkategorikan kedalam beberapa bagian. Seperti dari segi kerugian, efek negatif dan lain sebaginya.

Dengan pengkategorian tersebut, dimaksudkan untuk mempermudah dalam menyelesaikan suatu masalah dari akar permasalahan tersebut. Serta solusi yang digunakan menjadi lebih tertarget langsung kepada mereka yang terkena masalah.



How (Bagaimana Cara Mengatasi Masalah?)



Ketika semua point-point diatas sudah terpenuhi, sekarang adalah waktunya action untuk mengatasi masalah-masalah yang sudah disimpulkan menggunakan strategi-strategi yang telah disusun sebelumnya.

Dari sini tinggal bagaimana cara Anda mengimplementasikan st tersebut dengan untuk memecahkan sebuah Anda. dan keberhasilan atau kegagalan memecah masalah tergantung bagaimana cara Anda untuk mengatasinya.

Diskusi Bareng

Diskusi Bareng Admin


Jika ada yang ingin berdiskusi mengenai karir, dunia kerja dan wirausaha, informasi seputar lowongan kerja, peluang kerjasama, dan investasi atau sekedar bertegur sapa dengan Admin dan sahabat-sahabat yang lain, silahkan sobat sampaikan disini.


Semoga bermanfaat. Salam sukses,